Manfaat Kamus Pribadi

1. Menambah dan mengembangkan perbendaharaan kata
Tidak hanya kata per kata, melainkan juga kalimat, klausa, frasa, dan bahkan peribahasa.

2. Merangsang 4 skill utama bahasa Inggris
Saat menyaksikan film, meski tidak Anda sadari, Anda tengah mengasah 4skill utama dalam penguasaan bahasa Inggris setiap kali Anda memadukannya dengan membuat kamus sendiri: listening (menyimak pemilihan, pengucapan, dan intonasi kata-kata dari para pemeran film),writing (saat Anda menuliskan apa yang Anda simak — meski Anda tidak tahu cara pengejaan suatu istilah dengan tepat, otak Anda akan terangsang untuk mencari padanan ejaan yang sesuai), reading (saat Anda membaca kembali kata-kata yang sudah Anda tulis — menuliskan dan membaca kembali sesuatu yang Anda anggap penting mampu membuat Anda lebih mengingat dan memahami hal bersangkutan), dan speaking (saat Anda menggunakannya dalam percakapan nyata — atau paling tidak saat Anda melafalkannya). Keempat language skills tersebut, bila diterapkan secara nyata, berkaitan erat dengan rangsangan terhadap 3 linguistic skills (perbendaharaan kata/vocabulary, tata bahasa/grammar, pelafalan/pronunciation).

3. Membantu Anda dalam menulis
Bukan hanya bagi freelance writer, tetapi juga untuk freelancer di bidang lain. Selain lebih mempermudah Anda dalam membuat tulisan (bagifreelance writer), perbendaharaan kata yang kaya juga membantu Anda dalam berkomunikasi dengan klien maupun calon klien asing dengan tidak melulu menggunakan istilah yang sama dan monoton. Memang bukan jaminan langsung mendapatkan proyek, tapi setidaknya pihak terkait tidak akan bosan dengan istilah “I think” atau “I can” yang terus-menerus Anda tulis dan/atau ucapkan

Tips Membuat Kamus Sendiri

1. Melihat peluang
Mungkin istilah di atas agak berlebihan :p Yang saya maksud dengan melihat peluang adalah selalu aware akan setiap istilah bahasa Inggris yang menarik/penting yang ‘kebetulan’ Anda dengar dan/atau baca. Suatu saat mungkin saja Anda akan membutuhkannya. Selalu siap-sediakan alat tulis di sekitar Anda, untuk kemudian Anda pindahkan ke kamus pribadi Anda.

2. Jangan anggap sebagai distraction
Tengah asyik menonton atau membaca, lalu harus beralih ke kamus kita untuk menuliskan istilah yang bermanfaat? Such a distraction! Jangan anggap demikian. Caranya? Tulis apa yang Anda simak dengan mata tetap ke Robert Downey, Jr. yang sedang mengusut kejahatan di Sherlock Holmes, misalnya. Sesekali Anda mampu mengetik tanpa harus memelototi tombol-tombol huruf di keyboard, maka percayalah, Anda akan mampu menulis semi-steno tanpa mata Anda harus selalu mengawasi gerak pulpen Anda

3. Check dan re-check
Hal ini penting, terutama mengingat Anda sempat harus menulis semi-steno (lihat poin 2). Tergantung kebutuhan, gunakan bantuan kamus ‘sungguhan’ untuk memeriksa apakah Anda sudah tepat dalam menuliskan kata “felony“, misalnya. Juga cek, apakah kata “meander” memiliki bentuk lain selain kata kerja. Atau re-check, bagaimana pengucapan kata “umpteenth” dalam frasa “for the umpteenth time“?

Kamus Kita = Kawan Kita

Seperti kamus ‘betulan’, kamus pribadi ini juga tidak akan banyak manfaatnya bila Anda hanya meng-update beberapa istilah setiap harinya, kemudian Anda biarkan tergeletak di meja kerja. Apalagi kamus yang satu ini tidak disusun berdasarkan urutan alfabet. Sekali-sekali, buka-bukalah kamus Anda. Tidak harus dibaca dengan ‘serius’, cukup dibaca-baca sekilas. Sesuai pengalaman saya, akan ada suatu waktu di mana Anda justru akan menemukan ‘sesuatu’ atau menjadi lebih paham dalam proses ‘sekadar membaca-baca’ tadi. Selamat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris Anda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s